Jakarta, 9 Oktober 2020 - Sebagai upaya mengakselerasi transformasi digital, setelah menginisiasi Gerakan Nasional 1000 Startup Digital pada 2016 dan Nexticorn (Next Indonesia Unicorn) pada 2017, Kementerian Komunikasi dan Informatika kini menyelenggarakan Startup Studio Indonesia, program intensif bagi early-stage startup untuk mengakselerasi skala bisnisnya.
Program Startup Studio Indonesia menargetkan startup pada tahap Angel hingga pre-series A. Harapannya, startup yang difasilitasi dapat mengembangkan skala bisnisnya dengan lebih cepat dengan beragam dukungan yang berfokus pada akselerasi produk dan tim, validasi strategi fundraising, validasi strategi growth marketing, memberikan dukungan technology development, dan menajamkan business skill.
Dari 668 aplikasi yang telah diterima dari 32 provinsi di Indonesia, telah dipilih 20 startup yang dipercaya akan memberikan dampak bagi Indonesia. Startup dipilih berdasarkan profil, identifikasi masalah serta solusi yang diusung, potensi sektor dan industri untuk scaling up, relevansi solusi terhadap sektor industri, serta diferensiasi dan faktor lokalitas. Penilaian startup dilakukan oleh beragam dewan kurator dari berbagai industri & background seperti Fajar Budiantoro (Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kominfo), Slamet Santoso (Plt. Direktur Pemberdayaan Informatika), Willson Cuaca (Co-founder & Managing Partner, East Ventures), Dr. Hargo Utomo, MBA (Director of Business Development and Incubation, Universitas Gadjah Mada), dan Italo Gani (Founder, Impactto).
20 startup terpilih untuk batch 1 Startup Studio Indonesia antara lain AgenKAN, Biteship, Career Support, Feedloop, Halofina, Jejak.in, Justika, Keeppack, Larik.tech, Moodah, Nectico, Rakamin Academy, Rekosistem, Payo Kepasar, PTS.SC, Schoters, Tumbasin, Verihubs, Waterhub, Woobiz.
Dimulai sejak 5 Oktober 2020, secara online, mereka mengikuti rangkaian program awal yaitu, Founder’s Camp. Program tersebut memiliki format 1-to-10 (satu coach dengan sepuluh startup) berfokus pada empat topik, yaitu: Talent & Culture, Fundraising, Product Strategy, dan Growth Marketing. Para coach merupakan para co-founder dan petinggi startup digital ternama, di antaranya adalah Christopher Madiam (COO & Co-founder, Sociolla), Fajrin Rasyid (Digital Business Director, Telkom Indonesia), Joseph Aditya (CEO, Ralali), Metha Trisnawati (COO & Co-founder, Sayurbox), dan Vanessa Li (CEO & Co-founder, GoWork).
Mengawali Founder’s Camp, Johnny G. Plate (Menteri Komunikasi dan Informatika RI) dan Mahendra Siregar (Wakil Menteri Luar Negeri RI) memberikan sambutan dan berbagi pandangan mengenai situasi ekosistem digital terkini kepada para 20 startup terpilih.
“Kemenkominfo berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya ekosistem startup digital yang kuat dan memadai melalui pembangunan infrastuktur TIK, pengembangan talenta digital, hingga percepatan dan penyempurnaan regulasi,” ujar Johnny G. Plate (Menteri Komunikasi dan Informatika RI).









